Showing posts with label Asuransi Angkutan. Show all posts
Showing posts with label Asuransi Angkutan. Show all posts

Tuesday, July 17, 2018

Neraca Dagang Surplus-Defisit Pengaruh terhadap Asuransi Cargo


Neraca Dagang Surplus-Defisit Pengaruh terhadap Asuransi Cargo

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada bulan Juni mencatat US$1,74 miliar. Kendati demikian, neraca perdagangan secara keseluruhan pada semester pertama tahun ini masih mencatatkan defisit sebesar US$1,02 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan defisit perdagangan Januari-Juni 2018 terjadi karena secara kumulatif ekspor hanya sebesar US$88,02 miliar. Sedangkan impor paruh pertama tahun ini mencapai US$89,04 miliar. 

Bila dibandingkan dengan Januari-Juni 2017, ekspor hanya meningkat 10,03 persen, sedangkan impor meningkat hingga 23,10 persen. 

"Impor yang masih tinggi ini perlu diperhatikan lebih serius oleh pemerintah," ujar Ketjuk, sapaan akrabnya di kantor BPS, Senin (16/7). 

Sumber : 

Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa Penurunan Ekspor Indonesia, berbanding Impor Indonesia yang masih cukup tinggi, akan memiliki pengaruh kepada Bisnis Asuransi Marine Cargo atau Asuransi Pengangkutan Barang.

Sesuai dengan Pemanfaatan Produk Asuransi marine Cargo, dimana Asuransi ini diperlukan untuk memberikan perlindungan bagi seluruh barang-barang yang berada dalam angkutan, baik untuk domestik atau luar negeri. 

Bisnis Asuransi dari lini Jenis Polis Asuransi Angkutan, dipengaruhi juga perdagangan antar negara, dimana kebutuhan untuk mobilisasi barang mulai dari personal effect atau bahkan industri berskala besar, serta project cargo, pastinya memerlukan perlindungan bagi barang yang diangkutnya, sebagai bentuk manajemen risiko dengan mentransfer Risiko kepada polis Asuransi.

lalu lintas perdagangan Ekspor dan Impor, apakah mengalami penurunan dan kenaikan, pastinya tetap memiliki pengaruh yang baik bagi bisnis Asuransi Cargo yang diprediksikan tetap meningkat, karena kedua jalur tersebut, ekspor atau impor, akan tetap memberikan kontribusi peluang bisnis pada Bisnis Usaha Asuransi Pengangkutan Barang.

Semoga Saja, Kontribusi hasil kinerja Asuransi, dari sektor Jenis Produksi Asuransi Pengangkutan Barang ini memberikan hasil yang positif bagi pembangunan nasional. 

bagi para pihak yang memerlukan informasi mengenai Jenis Asuransi Pengangkutan Barang, silahkan Cek Produk dengan klik LINK INI

Wednesday, July 11, 2018

ASURANSI : Artikel hari ini 11 Juli 2018


Selamat pagi, sahabat Asuransi (petugas dan konsumen Asuransi),

Artikel terbaru yang diterbitkan pagi ini adalah tentang :


Dasar penulisan ide tersebut adalah untuk meng-edukasi para konsumen Polis Asuransi Kendaraan, Asuransi Harta Benda, atau jenis Polis Asuransi All Risks lainnya untuk mau memahami polis asuransi yang dimilikinya.

Perlu waktu sebentar saja membacanya untuk menambah pengetahuan kita tentang 

  • Jaminan Polis Asuransi kendaraan kita yang bisa menjamin jika ada tuntutan pihak ketiga atas kerugian yang dideritanya karena sebab kelalaian kita
  • Dari Tuntutan yang diajukan, apa saja yang dijamin oleh polis dan apa yang tidak serta berapa nilai maksimum yang diganti ?
  • Kita juga bisa tau cara menghitung premi berdasarkan jenis jaminan dan perluasan yang kita pilih
  • Lalu kita menjadi tahu dan memahami bahwa istilah asuransi yang trend ALL RISKS itu sebenarnya bagaimana, apa kita sederhana untuk memahaminya, atau bahkan bagaimana dari 3 kata kunci ini akan menggugah kita semakin ingin mengetahui lebih rinci mengenai ketentuan dan syarat dalam polis.
Yang jelas, ini semua bermanfaat, demi mengurangi Preseden buruk tentang Asuransi, mengurangi tingkat perselisihan klaim yang selama ini banyak terjadi, dan bukan hanya membangun sebuah kesadaran untuk berasuransi, tapi juga edukasi untuk memhami polis asuransi yang dimiliki untuk manfaat kelangsungan finansial jika kita mengalami risiko yang tidak kita inginkan dikemudian hari 

Semoga bermanfaat







Monday, July 9, 2018

Ilmu Terbanyak dalam Sebuah Profesi : ASURANSI

Ilmu Terbanyak dalam Sebuah Profesi : ASURANSI

Ilmu Terbanyak dalam Sebuah Profesi : ASURANSI

Profesi apakah yang sarat dengan berbagai bidang Ilmu Pengetahuan ?
Jawabannya adalah PEKERJA dalam industri ASURANSI (=Pekerja Asuransi).

Apapun Profesi yang digeluti oleh seseorang didalam sebuah industri asuransi, apakah ia sebagai Agen Asuransi, Broker Asuransi, Karyawan di perusahaan Asuransi, Loss Adjusters, Aktuaria dan lainnya, dalam berbagai bagian / departemen didalam sebuah "folder" perusahaan, mereka tetap memiliki peluang terbaiknya untuk menimba begitu banyak ilmu yang bertebaran dalam praktek kerjanya.

Banyak orang yang terjun ke dalam sebuah perusahaan di bidang usaha per-asuransi-an, mengaku "tercemplung" dalam industri ini, namun ketika mereka menjalani satu atau dua tahun, kebanyakan dari mereka merasa tidak bisa melepaskan diri dari profesi ini.

Meskipun memulai pekerjaan dari level paling rendah sekalipun, didalam Usaha Asuransi, akan memiliki jenjang karir yang baik dan meningkat, terutama bagi orang-orang yang memiliki orientasi belajar yang cukup tinggi, orang-orang yang penasaran isi dalam usaha asuransi, sejauh mana kedalaman yang bisa digali dari sini.

Apa ilmu yang terkandung didalamnya ?

Kita mulai dari Clerical level, ketika seseorang dikaryakan sebagai typist, input data, penerbit polis, administrasi, akunting hingga level keuangan mereka belajar dan berangsur-angsur wajib mengerti apa itu ilmu administrasi dan kesekretariatan, ilmu pembukuan, ilmu keuangan, bagaimana semua proses administrasi dan keuangan mendorong laju operasional dengan sebaik mungkin.

IT dan Formasi Keuangan, sangat menjadi andalan, sebuah layanan penyedia IT sekalipun, mereka wajib mengetahui ada berbagai jenis produk apa saja, dan bagaimana membangun sebuah flowchart dengan kapasitas program yang sangat beragam dan "tailor-made", karena produk yang dikemas bisa saja berubah-ubah dan beragam-ragam. Semua arus pencatatan dan pemrograman harus di-integrasikan dengan kegiatan operasional marketing dan sales dari sebuah kegiatan usaha asuransi.

Selain dari fungsi adminstrasi, fungsi akunting, fungsi keuangan, fungsi IT, semua itu akan mendongkrak kegiatan Marketing dan Selling juga servicing, dimana secara global market yang sedang tumbuh kejar-berkejaran, persaingan yang ketat, dan para tenaga-tenaga marketing dituntut untuk bisa menciptakan strategy pemasaran, penjualan yang bisa mendorong nasabah memberikan kepercayaan kepada perusahaan asuransi, kepada produk asuransi dan terutama kepada layanan asuransi. Dan ini bukanlah sesuatu yang mudah, karena di dalam kegiatan usaha asuransi, kita tidak hanya terukur oleh sebuah barometer kualitas tapi juga kualitas.

Seberapa luas jaminannya ?
Seberapa sedikit pengecualiannya ?
Seberapa murah preminya ?
Seberapa kecil Resiko sendirinya ?
Seberapa menyenangkan layanannya ?
seberapa mudah prosesnya ?
Seberapa...seberapa lainnya ...

Dan ini semua, tidak bisa hanya mengandalkan teori marketing Phillip Kotler semata, namun seberapa jauh kepiawaian sang Marketing untuk bisa melebur didalam kebutuhan dan keinginan nasabah, membangun sebuah kepercayaan untuk membuat nasabah mau mendengarkan penjelasan kita, memberikan yang terbaik tanpa harus meninggalkan norma-norma underwriting dan tetap menghormati regulasi dan indikator prinsip-prinsip asuransi serta kode etik yang harus dijunjung tinggi.

Personal Approach ! tentunya sangat diperlukan dan tidak semua petugas marketing mampu memiliki kepandaian ini yang terpadu dalam satu PAKET TUNGGAL :

  • PERSONAL APPROACH ABILITY
  • TECHNICAL SKILLS
  • QUALITY OF SERVICES
  • EXPERIENCED IN YEARS
  • GOODWILL TO SERVING
  • GOOD SELLING POINT & CLIENTS LOYALITY


Dalam fungsi-fungsi Underwriting atau Re-Insurance, mereka wajib belajar dan tekun membaca kata demi kata di setiap komposisi wording dan polis, mereka juga wajib membuat diri mereka well-updated dengan perkembangan yang ada tentang teknik, lokal dan internasional, Kemampuan memberikan analisa resiko dari segi manapun, baik dari segi resiko yang akan menjadi beban asuransi, dari nasabah dan dari pihak reasuransi.

Belum lagi yang terbanyak dari seluruh divisi/peran, yaitu PETUGAS KLAIM.

Petugas Klaim dan Adjuster, adalah petugas yang paling memiliki peran saat pembuktian produk asuransi dilakukan, apakah benar polis ini mengganti aset nasabah ? apakah benar begini dan begitu ?

Tidak hanya itu, MEREKA DITUNTUT MENGERTI DALAM BERBAGAI BIDANG ILMU !

Contoh :

Terjadi klaim kerusakan mesin pada sebuah pabrik garment, dan assesment perlu dilakukan baik oleh semua pihak, nasabah, petugas layanan klaim, adjuster dan petugas klaim dari perusahaan asuransi.

Seandainya, dasar ilmu yang dimiliki seseorang adalah Sarjana Ekonomi, tidak ada pilihan lain, ia harus mencari literatur mengenai buku mesin, mengupas habis manual guide, mempelajari flowchart dari proses running-nya sebuah mesin, agar ia bisa menguasai klaim kerusakan mesin ini, penyebabnya, akibatnya, kemudian dia harus bisa meng-integrasi-kan dengan apa yang tertera didalam polis.

Dalam kasus ini, seorang sarjana ekonomi juga harus mengerti 2 hal : Ilmu per-Mesin-an dan Ilmu Ayat Hukum.

Belum lagi klaim asuransi yang terjadi datang dari jenis resiko yang begitu beragam, yang mana kerugian dan kehilangan atau kerusakan itu bisa saja timbul dari resiko apapun, dan dari berbagai jenis polis apapun.

Coba anda bayangkan jika terjadi sebuah klaim saja, resikonya beragam, apalagi dari berbagai jenis polis asuransi.

Contoh2 lain :

  • Kebakaran gedung
  • Kecelakaan pesawat terbang
  • Kebanjiran dan kerusakan karena air
  • Tuntutan Hukum
  • Kagagalan proyek
  • dan masih banyak lainnya.


Oleh sebab itu, PEKERJA ASURANSI adalah profesi yang memiliki dan membutuhkan berbagai bidang ilmu, itu bukan hanya bualan semata.

Apakah anda setuju ?



Tuesday, July 3, 2018

Forwarding Company Risks in terms of Insurance


Pada beberapa kesempatan, bertanyalah sebuah perusahaan Forwarder atau Transporter tentang Risiko yang mereka hadapi atas tuntutan Ganti Rugi Klaim Asuransi Barang yang mereka kelola untuk Nasabahnya. 

Pertanyaan Pertama.

Perusahaan kami, mendapatkan tuntutan ganti rugi dari nasabah atas Barang yang kami angkut untuk mereka, pada suatu kali barang tersebut rusak entah karena memang ada kelalaian dari kami atau dari faktor alam dan cuaca. Bagaimana Seandainya kami melengkapi Pengiriman barang tersebut dengan Pembelian Asuransi Angkutan yang kami belikan untuk mereka ? dan Bagaimana seandainya Nasabah kami tetap menginginkan Asuransi Cargo tersebut dibeli oleh mereka  ?

Pertanyaan Kedua.

Pernah suatu kali, kami mendapatkan Tuntutan dari Pihak Asuransi, karena ada klaim asuransi yang diajukan oleh nasabah barang yang kami angkut, katanya rusak karena kelalaian kami, jadi mereka klaim ke asuransi, lalu perusahaan asuransi meminta kami mengganti biaya yang mereka keluarkan untuk ganti rugi ke pemilik barang, kepada kami. Apakah kami bisa membeli asuransi untuk resiko ini ?

Pertanyaan Ketiga 

Suatu hari kami sedang bongkar muat barang, lalu armada forklift kami membentur truk Nasabah kami yang mengantar barang untuk kami angkut ke tempat tujuan. Barangnya sih tidak rusak, tapi kendaraanya rusak. Mereka menuntut ganti rugi, lalu bagaimana kami bisa memiliki perlindungan atas tuntutan tersebut ?

Pertanyaan Keempat

Sebenarnya, apasih Asuransi Pengangkutan itu ? apakah cukup kami membeli Asuransi Marine Cargo Saja atau harus ada lainnya ?
Kami ditawari produk lain, tapi apa bedanya dengan Jenis Asuransi satu dengan lainnya itu ?

Pertanyaan Kelima

Kami punya pekerjaan on Project Contract Basis, dimana dalam ketentuan Kontraknya menyebutkan
bahwa kami wajib memiliki Asuransi Freight Forwarder Liability, itu jenis polis apa, dan apa saja cakupan jaminannya ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, akhirnya dilakukan pertemuan dengan perusahaan forwarder tersebut dan mendiskusikan lebih lanjut.

Apa ikhtisar dari Pertemuan ini ? nantikan jawabannya di posting selanjutnya.

Judulnya : Menjawab Kebutuhan Asuransi bagi Perusahaan Forwarder.

Endorse : 

  • Kebutuhan Asuransi Pengangkutan Barang dan Asuransi Terkait lainnya, Silahkan Hubungi  Didit 0812-9618081 WA/Tel. Atau www.tim-agen-asuransi.com
  • Kebutuhan Konsultasi lanjutan terkait hal tersebut diatas, silahkan hubungi : Selvi Aldriani 089.628.628.925 atau www.dianmakmur.com


Featured posts

Bagaimana Industri Asuransi Global Merespon Corona Virus Outbreak

Bagaimana Industri Asuransi Global Merespon Corona Virus Outbreak Ekonomi dunia terguncang, dengan dampak mewabahnya Virus Corona, yan...